Pernahkah kamu menonton film yang berceritakan pewaris tahta
Yakuza (Mafia terkuat Di Jepang) akan tetapi ia sangat bodoh? Kemudian ia
disuruh oleh Boss (bapak) nya untuk kembali lagi kesekolah SMA sedang ia sudah
berumur 27 tahun. Cobalah untuk menonton My Boss My Hero, film dibintangi oleh Sasaki
Makio (Nagase Tomoya) yang sangat kocak dalam peranya bahkan dalam berpikir
saja ia membutuhkan waktu tidak lebih 90 detik.
Sebagai calon pewaris klan tersebut, sakaki dijuluki sebagai
“Tornado” karena dia hebat sekali dalam perkelahian dengan gank atau clan
lainnya saking hebatnya bisa ngalahin 20 orang lebih padahal dia cuma sendirian
duh kocak dah filmnya… hal ini menyebabkan ia dihormati oleh bawahan2
ayahnya, serta orang-orang yang berada di dalam organisasi geng yakuza! Dalam
hidupnya, ia tidak mengenal kata ”belajar”, belajar merupakan hal tersulit yg
harus dilakukan sehingga ia hanya mengenyam pendidikan sampai smp.. selebihnya,
ia terlibat dalam kelamnya dunia Yakuza..
Pada suatu moment transaksi bisnis, sakaki mengacaukan
karena ketidak mampuannya berhitung, hal ini lah menyebabkan kemurkaan Ayahnya,
sang Pimpinan Yakuza.
Sakaki diberi ultimatum untuk menyelesaikan SMA dan
memperoleh sertifikat agar mampu secara akademik, baru kemudian berhak memegang
tampuk pimpinan Yakuza. Ketika di SMA Hanya sang kepala sekolah yang tau
identitas aslinya sebagai tuan muda dari Yakuza.
Di SMA cerita berkembang menarik dan banyak mengundang
kelucuan karena tindakan Sakaki yg sering terbawa kebiasaannya sebagai bos
Yakuza. Lucunya, ia dipilih sbgai ketua kelas 3A, yg harus mempersatukan dan
memimpin teman sekelasnya.. ia jga berhadapan dengan beragam plajaran sekolah
yang sulit, sehingga dianggapnya pelajaran = musuh. Pengawal pribadinya yg
berjumlah 5 orang, ikut direpotkan dengan statusnya sebagai ‘siswa SMA’.. mulai
dari menyipakan seragam, bekal sampai mengerjakan PR. Ternyata SMA yg dulunya
ia benci pada akhirnya memberi beribu makna bagai Sakaki.. ia mengenal arti
persahabatan, kesetiaan, pengorbanan, dan cinta pertama. Di SMA juga terdapat
Puding yang sangat enak, bahkan tanpa puding itu suasana sekolah St Agnes
seperti tak mempunyai gairah hidup lagi.. apa lagi sakiki makio juga sangat
menyukai puding.. dan menjelang kelulusan clan bebuyutan dari yakuza yang
bernama Kumada menyerang sekolah tempat Sakaki bersekolah,, Kumada ingin
menghancurkan Yakuza dengan cara licik, agar sakaki tidak lulus dan tidak
menjadi pewaris Clan Yakuza.
Film ini sangat cocok sekali bagi kamu semua yang suka
dengan jepang dengan gaya-gaya seperti komik dalam aktingnya. Selain itu, film
ini memberikan pesan moral bahwa nikmatilah masa mudamu karena masa muda masa-masanya
semangat yang tinggi memuncak. Aku jamin deh kamu semua bakalan suka!!

Kan ini film pendidikan ada ga film selain ini yang tema pendidikan
BalasHapuspernah dengar ato nonton film cross zero?
BalasHapus