Selasa, 01 Januari 2013

MAHASISWA YANG IDEAL


Mempunyai kelebihan dibidang akademik yakni IQ adalah suatu kebanggaan tersendiri. Akan tetapi jika tidak diimbangi dengan kelebihan dibidang spirit yakni EQ akan menjadi manusia yang pintar tapi tidak punya akhlaq yang baik, yang dia itu pentinggi negara tapi dia seorang koruptor.
            Oleh karena itu, mahasiswa UMY patut berbangga dan bersyukur karena ia tidak hanya dibimbing dibidang ilmu saja akan tetapi, akhlaq dan etika juga diajarkan melalui sendi-sendi agama Islam.
            Mahasiswa UMY yang ideal yakni ia mempunyai karakter yang bagus, dan mengamalkan apa yang diajarkan oleh agama islam. Seorang mahasiswa dituntut untuk belajar sendiri selain ilmu yang disampaikan oleh dosen mahasiswa berusaha dengan mandiri.
            Membuat jadwal aktifitas keseharian juga diperlukan untuk menuju kesuksesan. Supaya mahasiswa bisa mengontrol waktu untuk belajar, bermain, berorganisasi dan beribadah. Untuk berorganisasi termasuk penting untuk ajang mengasah sosialisasi kita dalam bekerja di suatu instansi kedepannya.
            Idealnya mahasiswa itu minimal mengikuti satu organisasi saja untuk mengisi waktu luang supaya mahasiswa tidak mempunyai waktu untuk berbuat buruk. Karena tidak ada waktu untuk melakukannya.
            Kebanyakan ikut organisasi juga tidak baik untuk kesehatan karena tubuh manusia mempunyai hak untuk istirahat. Disamping itu olahraga, vitamin, makanan,  dan minum yang empat sehat lima sempurna menjadi alternatif untuk menjaga kesehatan. Jadi, mahasiswa sehat rohani dan jasmani tanpa NAPZA.
            Satu hal yang tidak dilupakan yakni sholat lima waktu, terkadang mahasiswa lalai dalam mendirikan sholat padahal ritual ini adalah yang terpenting dalam hidup. Ini pun mendukung kecerdasan EQ. Jadi seimbang antara EQ dan IQ
            Kesimpulannya mahasiswa itu idealnya adalah belajar mandiri dalam hal ini meningkatkan gemar membaca, bersosialisasi, sehat dan taat pada agama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar