Bek Leeds United Jason Pearce menganggap para pemain Manchester City yang berbanderol selangit tidak mengerti makna sepakbola sesungguhnya.
Sang defender menyatakan antipatinya pada pemain-pemain mahal The Citizens. Bagi Pearce, para penggawa yang berada di City tidak akan pernah tahu bagaimana penderitaan para pemain 'kelas bawah'.
"Para pemain top terkadang tidak tahu berkah yang telah mereka dapatkan. Ketika saya di Portsmouth musim lalu, saya harus mengorek uang," ujar Pearce.
"Saya masih berutang dengan Portsmouth, dan saya tahu banyak para pemain lainnya yang juga sama seperti saya musim lalu."
"Saya bersedia menerima persentasi pemotongan demi membantu mereka. Saya ingin membantu mereka dengan cara apapun yang saya bisa."
"Inilah bedanya antara Liga Primer Inggris dengan liga-liga lain. Kami harus menerima penangguhan gaji untuk beberapa bulan, kami tidak dibayar, dan meminjam uang."
"Saya bisa bertaruh, para pemain Manchester City tidak pernah khawatir soal masalah seperti ini. Berbeda kehidupan dengan saya, berbeda juga dengan dunia mereka."
"Mereka bekerja keras untuk uang mereka, namun mereka harus sadar jika fans datang membayar dan menonton mereka yang berharga tinggi."
"Itulah kenapa saya rasa para fans berhak mengeluarkan pendapat mereka dan mencemooh para pemain," tuntas Pearce.
Sabtu, 22 Juni 2013
The Demo!
mengingat pas waktu SMA, ikut demo menentang kelakuan Israel atas Palestina. berjalan dari mangkunegaraan ke altar.
Kamis, 20 Juni 2013
FINAL UCL: JUARA ADALAH SEGALANYA
Sudah saatnya pertandingan besar antara Borussia Dortmund kontra Bayern München untuk beradu di partai final League Champion 2013. Hal yang paling ditunggu dalam permainan sepakbola ini ialah momen-momen sajian gol indah, tensi permainan dilapangan serta taktik jitu yang akan diterapkan oleh Juergen Klopp dan Jupp Heynckes.
Pertemuan dua tim raksasa Jerman Borussia Dortmund kontra Bayern München
dipartai final bisa dikatakan final ideal diera sepak bola modern. Sebab,
dipartai perempat final kedua tim tersebut mampu mangalahkan tim raksasa asal
matador Barcelona dan Real Madrid dengan kemanagan yang memuaskan.
Kubu Die Rotten (julukan Bayern) sendiri mengincar treble winner untuk musim ini setelah mampu mengunci title juara Bundes
Liga dengan selisih poin 25 dengan rivalnya Borussia Dortmund. Sementara
kedalaman tim Bayern mempunyai pemain yang berkualitas di tim inti maupun
cadangan. Hal ini sangat memudahkan babagi sang pelatih, Heykness untuk meracik
taktik jitu guna memperesembahkan treble musim ini diakhir kepelatihanya musim
ini.
Menurut gelandang serang Bayern, Franck Ribery, Die Borussen (julukan
Dortmund) mempunyai keunggulan dari segi fisik dan kuat saat bertahan, membuat
mereka menjadi tim yang sulit untuk dikalahkan."Kami tahu Borussia
Dortmund luar dalam. Akan krusial untuk tidak menempatkan terlalu banyak
tekanan pada diri kami. BVB
adalah tim yang sulit untuk dilawan," ujar Ribery situs resmi Bundesliga.
Sementara dikubu Dortmund Sendiri meski diterpa gosip akan kepindahan para
pemain bintangnya seperti Robert Lewandoski dan Mario Goetze dimusim depan
namun dipartai final nanti mereka siap bartarung mati-matian untuk mendapatkan
satu-satunya gelar juara musim ini bagi tim. “Saya dan tim ini, tentu saja,
percaya bahwa kami bisa mengalahkan Bayern. Kami tidak pernah kalah dari mereka
di Bundesliga musim ini. Itu menunjukkan bahwa kami bisa mengancam
mereka," ujar gelandang Dortmund Sebastian Kehl yang kini
berusia 33 tahun.
SEKOLAH PASAR MODAL: Mari Investasi
SEKOLAH PASAR MODAL: Mari Investasi
Sekolah pasar modal ini dihadiri oleh Tim Edukasi
dari Bursa Efek Indonesia, Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan Kliring
Penjaminan Efek Indonsia KPEI, Analyst PT First Asia Capital Indonesia serta
Brance Manager PT First Asia Capital Yogyakarta
Syarifuddin selaku pembicara dari Kustodian
Sentral Efek Indonesia KSEI mengungkapkan bahwa jumlah investor di Indonesia
sebanyak 350.000 dikategorikan sedikit jika dibandingakan dengan jumlah penduduk
Indonesia yang tergolong masyarakat konsumtif. Masyarakat awam mengeria menanam
investasi itu tidak aman sehingga jumlah investor di Indonesia sedikit. Beliau
meyakinkann “investasi dalam bentuk saham itu jelas, kuncinya adalah paham
tentang cara menanam saham”. Harapannya setelah acara sekolah pasar modal ialah semakin banyak yang mau berinvestasi,
tambah Syarifuddin.
Dalam diskusi sekolah pasar modal, Bapak Irvan
Noor Riza selaku perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan investasi
merupakan penanaman uang atau modal dalam suatu perusahaan atau proyek untuk
tujuan memperoleh keuntungan serta komitmen
pengolahan sejumlah dana pada saat ini dengan harapan memperoleh
sejumlah keuntungan dimasa mendatang.
Noor Riza mengatakan di Yogyakarta banyak kasus
investasi bodong, hal inilah yang menyebabkan masyarakat tidak mau
investasi saham. Beliau menambahkan manfaat investasi dalam bentuk saham pertama, proteksi terhadap gejolak inflasi (melindungi
kekayaan/aset), kedua, peningkatan nilai
kekayaan/aset di masa yang akan datang, ketiga, mengantisipasi ketidak
pastian pendapatan di masa yang akan datang.
“Acara tersebut sangat mengesankan dan bermanfaat
bagi kita sebagai mahasiswa yang ingin sukses kedepanya dalam investasi” kesan
Handy Yuniar salah satu perserta sekolah
pasar modal. Tanamkan jiwa investor sedini mungkin agar kita kelak kita bisa
menikmati hasil kerja keras dan usaha kita, imbuh mahasiswa jurusan Akuntansi
UMY 2011. (Mujib)
Langganan:
Komentar (Atom)

